Jangan Putus Asa Jika Doa Anda Belum Dimakbulkan Allah

TANDA seorang hamba itu cinta dan kasih pada Allah dan merendahkan diri kepadaNya dia sentiasa berdoa dalam semua keadaan. Samaada dalam keadaan susah atau senang, bahagia atau derita.

Allah memberikan setiap waktu dengan keutamaan dan kemuliaan yang berbeza-beza, di antaranya ada waktu-waktu tertentu yang sangat baik untuk berdoa, akan tetapi kebanyakan orang mensia-siakan kesempatan yang baik tersebut.

Mereka menyangka bahawa seluruh waktu memiliki nilai yang sama dan tidak berbeza. Setiap muslim seharusnya memanfaatkan waktu-waktu yang utama dan mulia untuk berdoa agar mendapatkan kejayaan, keuntungan, kemenangan dan keselamatan.

Salah satu waktu mustajab doa adalah 1/3 akhir malam

Sepertiga malam yang paling akhir adalah waktu yang penuh berkah, sebab pada saat itu Rabb kita Subhanahu Wa Ta’ala turun ke langit dunia dan mengabulkan setiap doa hamba-Nya yang berdoa ketika itu.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda :

ينزل ربنا تبارك وتعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا ، حين يبقى ثلث الليل الآخر، يقول : من يدعوني فأستجيب له ، من يسألني فأعطيه ، من يستغفرني فأغفر له

“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni‘”

(HR. Bukhari no.1145, Muslim no. 758)

Sesungguhnya doa itu adalah senjata bagi orang mukmin.

Allah malu jika hambaNya berdoa Diai belum makbulkan doa yang di hajatkan

Jangan terburu-buru marah apalagi berputus asa dari Rahmat Allah hanya kerana doa yang dipanjatkan belum terkabul. Sebab Allah itu pasti akan mengabulkan doa setiap hambaNya.

Terdapat ramai orang yang tidak sabar, mahunya doanya itu dikabulkan dengan segera

Rasulullah SAW bersabda maksudnya:

“Sesungguhnya Rabb-mu (Allah) Maha Pemalu. Maha Dermawan. Maha Mulia, Dia malu terhadap hamba-Nya (yang berdoa dengan) mengangkat kedua tangannya kepada-Nya kemudian Dia menolaknya dengan hampa.” (HR Abu Daud dan Tirmidzi)

Sungguh aneh bukan jika Allah yang Maha Pemalu membiarkan hambaNya merasa hampa ketika berdoanya tidak dimakbulkan

Allah SWT berfirman

{ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ}

“Berdoalah kepada-Ku, Aku akan mengabulkannya untuk kalian”

(Surah Ghafir ayat 60)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا مِنْ أَحَدٍ يَدْعُو بِدُعَاءٍ إِلاَّ آتَاهُ اللَّهُ مَا سَأَلَ أَوْ كَفَّ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهُ، مَا لَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ.

“Tidak ada seorang pun yang berdoa dengan sebuah doa kecuali Allah akan mengabulkan apa yang dimintanya atau memalingkannya dari keburukan yang semisalnya, selama dia tidak berdoa yang mengandung dosa atau pemutusan silaturahmi.”

(HR At-Tirmidzi no. 3381. Dihasankan oleh Syaikh Al-Albani.)

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ ، وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ ، إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ : إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ ، وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الآخِرَةِ ، وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا قَالُوا : إِذًا نُكْثِرُ ، قَالَ : اللَّهُ أَكْثَرُ.

“Tidak ada seorang muslim pun yang berdoa dengan sebuah doa yang tidak terkandung di dalamnya dosa dan pemutusan silaturahmi, kecuali Allah akan memberikannya salah satu dari ketiga hal berikut: Allah akan mengabulkannya dengan segera, mengakhirkan untuknya di akhirat atau memalingkannya dari keburukan yang semisalnya.”

Para sahabat berkata, “Kalau begitu kami akan memperbanyak doa kami.” Baginda berkata, “Allah lebih banyak lagi.”

(HR Ahmad 11133 dari Abu Said Al-Khudri. Sanad-nya dinyatakan jayyid oleh Syaikh Syu’aib Al-Arnauth dkk)

Dari kedua hadits di atas kita dapat memahami bahawa seseorang yang telah benar-benar melaksanakan sebab-sebab dikabulkannya doa, insya Allah doanya akan dikabulkan oleh Allah. Jika tidak dikabulkan, maka akan diakhirkan atau diberikan kebaikan oleh Allah di hari kiamat atau Allah akan sengaja tidak mengabulkan doanya di dunia agar dia terhindar dari akibat buruk apabila doa tersebut dikabulkan dan Allah memalingkannya kepada sesuatu yang lebih baik dari apa yang dia minta.

Itulah yang seharusnya anda lakukan kepada Allah, iaitu memperbanyak doa kepadaNya

PERKONGSIAN DI FACEBOOK : Abu Basyer

Jangan Lupa Komen: