Rumah yang bersih dan berkilat adalah antara kriteria yang paling disukai oleh para ibu dan suri rumah. Tetapi, ramai yang beranggapan bahawa produk yang boleh menghapuskan segala kotoran degil ini hanyalah terdiri daripada produk yang mahal. Tidak sebenarnya. Antara rangkaian bahan pencuci yang anda boleh jumpa dapat bertindak mencuci kotoran dengan efektif adalah dari kedai serbaneka RM2 sahaja! Sangat jimat terutama buat semua pengantin baru yang nak pindah rumah. Bajet lari? Ini solusinya!
1.KITCHEN CLEANER
Sembur- sembur je kat dapur yang ada percikan minyak dan sebagainya confirm berkilau dapur.
2. PENCUCI PINGGAN
Giler best sabun cuci pinggan ni. Dah la berbuih banyak dan kotoran pun mudah tanggal.
3. PENCUCI TANGAN
Bau lavender of courselah wangi. Dah la 500ml dengan harga RM 2.
4. PENCUCI LANTAI
Ads
Saya mop lantai marble rumah pakai pencuci lantai RM 2 ni. Not bad. Lantai pun bersih dan licin je lepas kering.
5. BODY SHAMPOO
Tolong percaya mandian ni hanya RM2 dan baunya harum.
6. PEWANGI KERETA
Ads
Biasa beli rm10 kan? Sekarang beli kat eco jer hanya RM 2 ada macam-macam aroma. Saya beli ni bau rose.
7. PENCUCI LANTAI TANDAS
Ni power beb. Picit je dekat tandas yang berkerak kuning dan berlumut dan biarkan selama 10-15 minit . Lepas tu sembur je air…. tak perlu kudrat yang banyak nak menyental… kotoran tanggal dengan mudah sekali. Very recommended.
8. PEWANGI
Ads
Satu set ada 4 ketul. Letak lah kat mana korang suka. Ada 4 jenis bau.
10. CONCENTRATED LAUNDRY DETERGENT
Sabun ni bau sedap weii. Cubalah beli. Stok tak banyak kat kedai eco.
11. GLASS CLEANER
Serius best glass cleaner ni hanya spray pada permukaan cermin dan lap. Memang berkilau. Tak padan dengan harga RM2.
12. FABRIC SOFTENER
Ini softlan pun rm2. Wangi.
Sumber : Maryam Salleh
Lubuk konten untuk inspirasi bakal – bakal pengantin. Pengantin kini di seeNI.
Download
sekarang!
Isi doa ini jika kita renungkan dalam-dalam ternyata sangat mencakup berbagai permintaan yang sangat kita perlukan. Sebab semuanya sering mewarnai kehidupan sehari-hari manusia.
Cuba perhatikan:
Dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau biasa berdo’a dengan do’a sebagai berikut; “Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kebodohanku, dan perbuatanku yang berlebihan dalam urusanku, serta ampunilah kesalahanku yang Engkau lebih mengetahui daripadaku. Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kemalasanku, kesengajaanku, kebodohanku, gelak tawaku yang semua itu ada pada diriku. Ya Allah, ampunilah aku atas dosa yang telah berlalu, dosa yang mendatang, dosa yang aku samarkan dan dosa yang aku perbuat dengan terang-terangan, Engkaulah yang mengajukan dan Engkaulah yang mengakhirkan, serta Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (HR Bukhari – Shahih)
Tema utama dalam doa ini adalah seorang hamba Allah S.W.T. memohon ampunan-Nya. Setidaknya ada tiga belas poin yang diajukan hamba tersebut kepada Rabb-nya. Semuanya ia harapkan diampuni oleh Allah S.W.T. :
#Pertama
“Ya Allah, ampunilah kesalahanku”. Kesalahan dapat mencakup perintah Allah yang dilalaikannya atau larangan Allah yang dilanggarnya.
#Kedua
“Ya Allah, ampunilah kebodohanku”. Manusia tidak luput dari kebodohan. Tidak ada manusia yang memiliki pengetahuan sempurna. Dan kebodohan seseorang seringkali menyebabkan tingkahlaku yang tidak terpuji. Sehingga ia perlu memohon ampunan Allah subhaanahu wa ta’aala atas kebodohan dirinya.
#Ketiga
“Ya Allah, ampunilah perbuatanku yang berlebihan dalam urusanku”. Terkadang kita mengerjakan suatu perbuatan secara tidak adil atau tidak proporsional. Perbuatan berlebihan tersebut sangat mungkin menyakiti hati bahkan menzalimi orang lain. Maka kita berharap ampunan Allah atas perbuatan berlebihan di dalam berbagai urusan.
#Keempat
“Ya Allah, ampunilah kesalahanku yang Engkau lebih mengetahui daripadaku”. Manusia sering mengerjakan kesalahan tanpa ia menyadarinya. Orang lain boleh jadi dengan mudah melihat kesalahannya, tetapi ia sendiri tidak menyadarinya. Maka untuk urusan seperti ini seorang mukmin memohon ampunan Allah Yang Maha Tahu segala sesuatunya. Seorang mukmin mengakui jika Allah S.W.T. merupakan Dzat Yang Maha Tahu perkara yang ghaib maupun nyata, maka iapun mengembalikan segenap dosa yang ia sendiri tidak ketahui kepada Allah subhaanahu wa ta’aala. Yakin bahwa Allah pasti jauh lebih mengetahui dosa yang dilakukan hamba-Nya daripada si hamba itu sendiri.
#Kelima
“Ya Allah, ampunilah kesalahanku”. Manusia bisa terlibat di dalam banyak kesalahan. Maka ia memohon kembali ampunan Allah atas kesalahannya padahal sebelumnya ia telah mengajukannya kepada Allah S.W.T.
#Keenam
“Ya Allah, ampunilah kemalasanku”. Kemalasan dapat menjadi musuh utama yang menyebabkan seseorang menunda bahkan melalaikan suatu kewajiban yang mestinya ia kerjakan. Pengakuannya di hadapan Allah bahwa dirinya terkadang dilanda kemalasan jelas mesti disertai dengan permohonan ampunan Allah atasnya.
#Ketujuh
“Ya Allah, ampunilah kesengajaanku”. Harus diakui bahwa terkadang kita secara sengaja melakukan suatu kesalahan. Entah karena emosi, atau terpengaruh lingkungan atau berbagai alasan lainnya. Yang jelas, semua kesengajaan itu mesti kita istighfar, mesti kita mintakan ampunan Allah atasnya.
#Kedelapan
“Ya Allah, ampunilah kebodohanku”. Subhaanallah, ternyata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sangat mengerti akan kelemahan kita yang satu ini. Manusia memang selalu kekurangan ilmu sehingga ia mustahil luput dari kebodohan. Sehingga permohonan ampunan Allah atas kebodohan diri perlu diajukan berulang-kali.
#Kesembilan
“Ya Allah, ampunilah gelak tawaku yang semua itu ada pada diriku.” Apakah tertawa itu berdosa? Tentunya tidak. Tetapi bila dilakukan secara tidak proporsional ia akan mendatangkan masalah. Allah subhaanahu wa ta’aala berfirman:
“Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS At-Taubah 82)
Sementara itu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Demi Allah, andai kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian jarang tertawa dan sering menangis.” (HR Tirmidzi – Shahih)
#Kesepuluh
“Ya Allah, ampunilah aku atas dosa yang telah berlalu”. Kita perlu berhati-hati terhadap dosa yang pernah kita lakukan di masa lalu. Sebab boleh jadi dosa tersebut belum sempat kita istighfari di waktu itu. Maka saat ini kita akui dan sesali di hadapan Allah subhaanahu wa ta’aala. Bahkan kita mohonkan ampunan Allah atasnya.
#Kesebelas
“Ya Allah, ampunilah aku atas dosa yang mendatang”. Seorang mukmin sadar jika hidupnya bukan hanya terdiri atas masa lalu dan masa kini. Tetapi juga meliputi masa yang akan datang. Demikian pula dengan dosa yang dikerjakan. Ia tidak hanya terjadi di masa lalu dan masa kini semata. Tetapi tentunya sangat mungkin bisa terjadi di masa mendatang. Oleh karenanya dengan penuh kejujuran ia mengharapkan ampunan Allah atas dosa yang mendatang. Dan tentunya ini tidak boleh dilandasi niat buruk berrencana dengan sengaja berbuat dosa di masa mendatang.
#Keduabelas
“Ya Allah, ampunilah aku atas dosa yang aku samarkan”. Seorang mukmin sangat khawatir dengan dosa yang ia lakukan sembunyi-sembunyi atau tersamar. Sebab ia teringat hadits sebagai berikut:
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: “Sungguh saya telah mengetahui bahwa ada suatu kaum dari ummatku yang datang pada hari Kiamat dengan membawa kebaikan sebesar gunung Tihamah yang putih, lantas Allah menjadikan kebaikan itu debu yang beterbangan.” Tsauban berkata; “Wahai Rasulullah, sebutkanlah ciri-ciri mereka kepada kami, dan jelaskanlah tentang mereka kepada kami, supaya kami tidak menjadi seperti mereka sementara kami tidak mengetahuinya.” Beliau bersabda: “Sesungguhnya mereka adalah saudara-saudara kalian dan dari golongan kalian, mereka shalat malam sebagaimana kalian mengerjakannya, tetapi mereka adalah kaum yang melakukan perbuatan-perbuatan yang diharamkan Allah jika mereka berkhulwah (menyendiri).” (HR Ibnu Majah – Shahih)
#Ketigabelas
“Ya Allah, ampunilah aku atas dosa yang aku perbuat dengan terang-terangan”. Sedangkan terhadap dosa yang ia kerjakan secara tersamar saja ia sudah sangat khawatir, maka apalagi dosa yang dilakukan secara terbuka. Oleh karenanya ia sangat memohon ampunan Allah subhaanahu wa ta’aala atasnya.
Sungguh luar biasa, ketigabelas poin di atas jelas merupakan dosa dan kesalahan yang sangat sering kita lakukan. Betapa beruntungnya ummat Islam diajarkan oleh Nabi mereka suatu doa yang sungguh diperlukan dan boleh diamalkan setiap hari
Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada Nabi-Mu Muhammad S.W.T.
Potongan 2 ayat dari surah dalam Al Quran ini baik untuk dijadikan amalan harian terutama setiap kali mak ayah lakukan lepas solat fardhu. Kedua-dua ayat pendek ini mengandungi manfaat yang besar. Namun ada cara dan syarat untuk melakukannya.
Seperti yang dikongsikan Ruqyah Sufi, inilah doa kecantikan untuk menaikan seri wajah atau muka daripada surah nabi yusuf. Bagi sesiapa yang mengkehendaki supaya muka atau wajahnya berseri perlulah ia membaca surah Yusuf Ayat 4 (sebaik baiknya selepas solat)
Mari lah kita amalkan ayat pengasih surah Yusuf ayat 4 dan Surah Thahaa ayat 39 seperti di bawah ini.
Syarat Amalkan 2 Doa Ini
Bagi sesiapa yang sudah mengamalkan, Alhamdulillah.. teruskan… Ayat ini adalah ayat pengasih bagi mengeratkan lagi hubungan suami isteri dan ianya juga boleh membentuk anak-anak (so that anak hormat kita sebagai ibu bapa mereka), keluarga dan sahabat handai taulan.
“Idz Qaala Yuusufu Li Abiihi Yaa Abati Inni Ra Aitu Ahada’ Asyara Kaukabauw Wasy Syamsa Wai Qamara Ra aituhum Lii Sajidin”
Maksud Surah Yusuf Ayat 4 :
(ingatlah peristiwa) ketika Nabi Yusuf berkata kepada bapanya: “Wahai ayahku! Sesungguhnya Aku mimpi melihat sebelas bintang dan matahari serta bulan; Aku melihat mereka tunduk memberi hormat kepadaku“
Setelah membaca surah teruskan dengan membaca keratan ayat dalam surah Thaahaa ayat 39.
“Dan Aku telah tanamkan dari kemurahanKu perasaan kasih sayang orang terhadapmu; dan supaya Engkau dibela dan dipelihara Dengan pengawasanKu”
Cara Afdhalnya
Perlu diketahui :
Jangan membaca tanpa memisahkan ayat tersebut. Surah Yusuf ayat 4 dibaca sehingga selesai, kemudian berhenti sebentar dan teruskan membaca keratan surah Thaahaa ayat 39. Jangan disambungkan terus dengan bacaan surah Yusuf tadi.
Gunakan doa penyeri pemanis dan pengasih wajah surah nabi yusuf ini dengan niat yang baik terutama untuk isteri yang ingin suaminya menyayanginya lebih lagi.
Setiap kali bertemu atau bersua dengan isteri/suami, bacalah kedua ayat ini. Untuk mendapatkan kesan yang baik, hendaklah diamalkan selalu membaca dihadapannya. Tidak perlu membaca dengan kuat, memadailah dengan hanya membaca di dalam hati.
Selain itu agar dikasihi masyarakat, bacalah kedua-dua ayat ini setiap kali lepas solat sebanyak 3 kali.
Lubuk konten untuk inspirasi bakal – bakal pengantin. Pengantin kini di seeNI.
Download
sekarang!
Adakah disunatkan membaca ayat qursi ketika hendak tidur dan apakah kelebihannya Di antara perkara yang sunat dibaca ketika hendak tidur ialah ayat Qursi. Dan kelebihanyya ialah sepanjang dia tidur itu dia berada dalam penjagaan Allah dan syaitan tidak dapat datang kepadanya.
1.Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a. katanya Nabi saw telah berkata bagiku: إذا أويتَ إلى فراشِكَ فاقرأ آيةَ الكرسي ، فإنه لن يزالَ معكَ من اللّه تعالى حافظ ، ولا يقربَك شيطانٌ حتى تُصْبِحَ
Apabila kamu meletakkan belakangmu pada tempat tidurmu maka bacalah ayat Qursi maka sungguhnya sentiasalah atasmu itu penjagaan Allah Taala dan syaitan tidak akan menghampirimu sampai waktu subuh.”
(Hadith Imam Bukhari) Dan dikatakan bahawa seorang yang tidur pada malam hari tanpa membaca ayat Qursi adalah orang yang tidak cerdik.
2.Diriwayatkan daripada Ali bin Abi Talib r.a. kata beliau : ما أرَى أحَدًا يَعقِلُ دخَلَ الإسلامَ يَنامُ حتى يَقرأَ آيةَ الكُرسيِّ.
Tidak aku lihat seorang pun yang cerdik di dalam Islam tidur sebelum membaca ayat Qursi.”
(Riwayat Al-Hafiz Imam Ibnu Hajar pada Al-Futuhat Rabbaniah)
Dan begitu juga selain ayat Qursi disunatkan sama membaca surah Al-Ikhlas dan Al-Falaq dan An-Nas dan akhir surah Al-Baqarah sebelum tidur.
3.Berkata Imam Nawawi : يُستحبّ أن يقرأ عند النوم آية الكرسي، وقل هو الله أحد، والمعوذتين ،وآخر سورة البقرة، فهذا ممّا يهتمّ له، ويتأكّد الإعتناء به، فقد ثبت فيه أحاديث صحيحة
Disunatkan membaca ketika hendak tidur akan ayat Qursi dan Al-Ikhlas dan Al-Falaq dan An-Nas dan akhir surah Al-Baqarah. Maka ini adalah perkara yang sangat penting dan diambil berat dengannya. Maka sungguhnya telah datang beberapa hadith yang sahih pada menyebutnya.”
(Kitab At-Tibyan fi Adabi Hamalatil Quran) Wallahua’lam Ustaz Azhar Idrus
Lubuk konten untuk inspirasi bakal – bakal pengantin. Pengantin kini di seeNI.
Download
sekarang!
Setiap pasangan pasti mengimpikan hari bahagia yang diingati sepanjang hayat. Momen dua hati disatukan dalam suasana indah, bersama keluarga dan rakan tersayang sudah tentu...